Apakah ideologi itu?
Ideologi adalah cita-cita dan
pandangan-pandangan yang menyatakan kepentingan-kepentingan suatu klas.
Di dalam masyarakat modern, masyarakat kapitalis, pada pokoknya terdapat
dua klas. Klas kapitalis, yaitu mereka yang memiliki alat-alat produksi, yang
tidak bekerja dan hidup dari menghisap kerja kaum buruh. Klas buruh, yaitu
mereka yang tidak memiliki alat-alat produksi, bekerja keras pada kapitalis,
tetapi tidak mendapat hasil yang cukup untuk hidup yang layak.
Bagaimana ideologi klas kapitalis?
Klas kapitalis hidup dari menghisap kerja
kaum buruh. Adanya klas kapitalis karena adanya klas buruh yang dihisap. Untuk
mendapat laba yang lebih banyak, kapitalis yang satu harus bersaing melawan
kapitalis-kapitalis lainnya. Dalam persaingan ini banyak kapitalis-kapitalis
kecil jatuh bangkrut.
Dengan menghisap kerja kaum buruh, dan dengan bersaing, di dalam klasnya
sendiri, itulah yang merupakan syarat-syarat pokok bagi perkembangan
kapitalisme. Oleh karena itu kebahagiaan kapitalis didasarkan atas penderitaan
dari berjuta-juta massa Rakyat pekerja.
Jadi kepentingan kapitalis ialah menghisap klas buruh, dan
membangkrutkan kapitalis-kapitalis lainnya. Semuanya ini ditujukan untuk
mempertahankan sistim penghisapan. Oleh karena itu, semua cita-cita dan
pandangan-pandangan yang ditujukan untuk mewujudkan kepentingan mengeduk laba
sebanyak-banyaknya, kepentingan untuk mempertahankan sistim penghisapan, adalah
merupakan ideologi daripada klas kapitalis.
Bagaimana ideologi klas buruh?
Klas buruh tidak memiliki alat-alat produksi. Klas buruh bekerja di
dalam pabrik-pabrik, bekerjasama dan mengadakan pembagian pekerjaan dengan
mempunyai tanggungjawab perseorangan menurut pembagian pekerjaan masing-masing,
dan menjalankan produksi secara kolektif. Dalam produksi yang maju di
pabrik-pabrik, terpeliharalah kebiasaan kaum buruh untuk bersatu, untuk saling
membantu, berorganisasi dan berdisiplin.
Untuk perkembangan diri klas buruh sendiri, klas buruh harus bersatu
dengan massa Rakyat pekerja lainnya. Hanya dengan persatuan di kalangan klas
buruh dan massa Rakyat pekerja lainnya itulah, klas buruh dapat membebaskan
dirinya dan selanjutnya membebaskan seluruh massa Rakyat pekerja dari
penghisapan kapitalisme.
Klas buruh menaruh perhatian pada perjuangan-perjuangan untuk pembebasan
Rakyat pekerja sedunia, pada kemenangan-kemenangan dan kekalahan-kekalahannya.
Mereka mengerti, bahwa setiap kemenangan atau kekalahan Rakyat pekerja dimana
saja adalah berarti kemenangan atau kekalahan mereka sendiri.
Jadi kepentingan klas buruh ialah pembebasan semua Rakyat pekerja dari
kapitalisme. Semua cita-cita dan pandangan-pandangan yang diwujudkan dalam
perbuatan untuk mencapai kepentingan klas buruh merupakan ideologi klas buruh.
LMND adalah Organisasi mahasiswa
garis massa di sektor klas buruh dan kelas pekerja lainnya (klas Tertindas) bagian
dari perjuangan rakyat Indonesia dalam menghancurkan sistem anti demokrasi
sebagai jalan untuk mewujudkan masyarakat demokratis dan berkeadilan sosial. Karena itu ideologi LMND adalah ideologi yang berpihak
kepada klas tertindas secara ide dan praktek. Setiap anggota LMND harus memiliki
ideologi klas tertindas ini.
DASAR-DASAR
ORGANISASI LMND
LMND adalah organisasi mahasiswa yang
meninggikan kesadaran klas buruh. Akan tetapi kesadaran yang diperoleh mahasiswa lewat perjuangan
organisasi-organisasi, dan kecerdasan politik yang didapatnya dari
organisasi-organisasi, tidaklah sampai membikin klas proletar cukup kuat dan
bersatu untuk melawan sistem kapitalisme. Untuk itu harus ada organisasi
politik dari mahasiswa, artinya harus ada teori perjuangan yang diinjeksikan ke
dalam gerakan mahasiswa itu. Teori itu adalah teori Progresif Revolusioner.
Hanya dengan adanya teori yang revolusioner, terdapat suatu organisasi yang
revolusioner, LMND, organisasinya mahasiswa. Hanya organisasi yang semacam
itulah yang bersatu, berjuang bersama semua organisasi-organisasi dalam garis
massa, yang membikin terang sasaran perjuangannya dan bisa menyusun taktik-taktik
perjuangannya.
Sebab itu, LMND adalah barisan depan yang terorganisasi, adalah bentuk
organisasi yang tertinggi yang paling berdisiplin. Tetapi untuk bisa menjadi
barisan terdepan, menjadi organisasi yang tertinggi, untuk dapat memenuhi tugasnya,
maka organisasi mahasiswa harus mempunyai dasar-dasar organisasi sebagai
berikut :
A.DASAR
SENTRALISME-DEMOKRASI
Organisasi
itu harus merupakan satu kesatuan politik dan kesatuan organisasi. Kebulatan
dalam politik dan kebulatan dalam organisasi adalah syarat mutlak bagi LMND. Untuk memperoleh kebulatan dalam
organisasi, LMND disusun berdasarkan prinsip sentralisme-demokratis.
Sentralisme-demokratis adalah prinsip organisasi LMND yang mengatur pemberian
kekuasaan yang perlu pada badan-badan pimpinan organisasi, dan sekaligus
merupakan pelaksanaan demokrasi yang tertinggi di dalam Organisasi. Ini berarti, bahwa sentralisme dalam
Organisasi itu dibangun atas dasar demokrasi, dan demokrasi dalam Organisasi
itu di bawah pimpinan yang dipusatkan.
Syarat-syarat
pokok untuk dapat melaksanakan prinsip sentralisme-demokratis dalam organisasi
ialah:
a.
Bahwa semua badan pimpinan Organisasi dari bawah sampai ke atas harus
dipilih oleh anggota secara demokratis;
b.
Bahwa semua badan pimpinan Organisasi harus memberi laporan pada waktu
tertentu kepada organisasi yang memilihnya;
c.
Bahwa setiap anggota Organisasi harus tunduk kepada putusan-putusan
organisasi dimana ia tergabung; jumlah tersedikit harus tunduk kepada jumlah
terbanyak; organisasi bawahan harus tunduk kepada organisasi diatasnya dan
segenap bagian daripada organisasi harus
tunduk kepada Eksekutif Nasional;
d.
Bahwa disiplin Organisasi harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan
putusan-putusan Organisasi harus dilaksanakan dengan tanpa syarat.
Segi
sentralisme akan menjamin adanya satu pimpin yang memusat. Dengan begitu
Organisasi merupakan satu kekuatan yang bulat, yang memberi pimpinan dengan
baik kepada anggota dan massa Rakyat. Ini akan memperbesar kepercayaan massa
anggota dan massa Rakyat kepada Organisasi, dan ini merupakan syarat untuk
mencapai kemenangan-kemenangan di dalam setiap aksi.
Segi
demokrasi akan mendorong anggota Organisasi aktif memperbincangkan
persoalan-persoalan yang dihadapi sehari-hari. Segi demokrasi akan
mengembangkan inisiatif dan daya-cipta anggota Organisasi.
Jadi
sentralisme dan demokrasi di dalam Organisasi adalah merupakan satu kesatuan
dari dua segi yang satu sama lain berjalinan. Satu sama lain tak dapat
terpisahkan. Sentralisme tanpa demokrasi dapat menjurus kesewenang-wenangaan
dan menekan daya-cipta anggota, tetapi demokrasi tanpa sentralisme, tanpa
pimpinan yang memusat berarti ultra-demokrasi, yaitu demokrasi yang
berlebih-lebihan, demokrasi yang tidak terpimpin. Demokrasi semacam ini sama
dengan liberalisme (semau-maunya).
Prinsip
sentralisme-demokratis ini harus dipahami dan harus dilaksanakan dalam
kehidupan Organisasi sehari-hari oleh setiap anggota di semua tingkat
organisasi, di semua lapangan pekerjaan. Dengan susunan organisasi yang
berdasarkan prinsip sentralisme-demokratis, maka terjaminlah persatuan antara
pimpinan Organisasi dengan anggota dan antara Organisasi dengan massa Rakyat.
B. TENTANG DISIPLIN
LMND itu harus bersatu dengan semua
kekuatan dan organisasi-organisasi klas proletar, harus selalu berhubungan erat
dengan semua klas-klas pekerja lainnya, dan harus bisa membantu memimpin
perjuangan Rakyat. Oleh sebab itu, disamping kesatuan politik dan kesatuan
organisasi, Organisasi mempunyai kesatuan disiplin. Artinya, di dalam
Organisasi hanya ada satu macam disiplin yang berlaku bagi semua anggota, dari
calon-anggota sampai fungsionaris-fungsionaris yang tertinggi. Hanya dengan
adanya kesatuan disiplin yang kuat ini Organisasi bisa tetap memelihara sifat
memimpin, bisa tetap mempertahankan sifat berdiri sendiri dalam politik dan
organisasi, dan bisa tetap memelihara hubungan yang erat dengan massa Rakyat
lainnya.
Dari mana sumber disiplin yang kuat di
dalam Organisasi LMND? Kehidupan sehari-hari dari kaum buruh menjadi dasar
daripada disiplin itu. Klas borjuis dengan peraturan-peraturan yang berat di
pabrik-pabrik mengajarkan disiplin pada kaum buruh. Akan tetapi kekerasan
disiplin borjuis itu bersifat mengancam dan menakut-nakuti. Sebaliknya kaum
buruh mengambil pelajaran yang berguna bagi perjuangannya dari
peraturan-peraturan yang keras itu yaitu, bahwa dengan mentaati aturan-aturan
pabrik terdapat cara kerja dan pembagian kerja yang effektif, terdapat
hasil-hasil yang berkualitas tinggi dan pengaturan waktu yang rasional dan
kerjasama yang harmonis. Hal-hal inilah yang dipelajari kaum buruh dan
ditinggikan menjadi suatu, disiplin sukarela, yang tidak bersifat
menakut-nakuti, tidak bersifat mengancam, melainkan bersifat mendorong, dan
mempersatukan serta, mempertinggi mutu dari pekerjaan.
C.KRITIK
DAN SELF KRITIK
LMND harus terus menerus memeriksa
kesalahan-kesalahan dan kekurangan-kekurangannya dengan jalan mengadakan kritik
dan selfkritik yang tajam. Dengan demikian dapatlah dikoreksi pada waktunya
semua kesalahan dan kekurangan-kekurangan dan dapat mendidik anggota dan kader
Organisasi. LMND menentang sikap sombong, sikap yang tidak mau mengakui
kesalahan-kesalahan dan takut kritik dan selfkritik".
Mengapa
kritik dan selfkritik perlu?
Dalam perjuangan ada kalanya perhitungan
kita tidak cocok dengan keadaan objektif. Maka timbullah
kesalahan-kesalahan atau kekurangan-kekurangan dalam pekerjaan.
Untuk mengatasi kekurangan dan kesalahan,
kita harus selalu mengadakan tinjauan pada pekerjaan kita. Dengan menggunakan
kritik dan selfkritik dalam meninjau pekerjaan itu, kita membetulkan kesalahan
dan mengikis kekurangan-kekurangan. Dengan demikian pekerjaan kita menjadi
terus maju.
Kritik dan selfkritik perlu untuk
memajukan Organisasi kita, untuk memelihara kemurnian ideologi proletar, untuk
memegang teguh garis politik dan organisasi, untuk mendidik anggota supaya
dengan belajar dari kesalahan-kesalahan dan kekurangan-kekurangan itu,
pekerjaan yang akan datang lebih baik.
Dengan kritik dan selfkritik, ideologi
kita makin hari makin tergembleng. Ibarat kita membersihkan rumah kita setiap
hari, demikian pula hendaknya kita membersihkan pikiran-pikiran kita dan
membetulkan ideologi kita setiap waktu.
Bagaimana
caranya menjalankan kritik dan selfkritik?
Untuk menjalankan kritik dan selfkritik
dengan tepat, kita harus mengingat beberapa hal sebagai berikut: kesalahan atau kekurangan itu hendaknya
dianggap sebagai suatu penyakit yang perlu diobati. Bagi yang mengkritik
hendaknya bersifat ingin mengobati "si sakit". Bagi yang dikritik
hendaknya suka menerima dengan ikhlas bantuan dari orang yang akan mengobati.
"Si sakit" akan bisa segera sembuh, jika ia sungguh-sungguh
mengemukakan kesalahannya tepat pada waktunya, atau menjalankan selfkritik
tepat pada waktunya.
Oleh karena itu jika dalam menjalankan
kritik dan selfkritik timbul saling mencurigai pasti tidak menguntungkan
persatuan Organisasi dan harus ditentang.
Dalam menjalankan kritik dan selfkritik
ada kalanya tidak diperhatikan soal-soal pokok, tetapi terlibat pada soal yang
kecil. Janganlah dilupakan bahwa tugas terpenting daripada kritik dan
selfkritik ialah menunjukkan kesalahan-kesalahan politik, organisasi dan
ideologi.
Bagaimana
cara mengembangkan kritik dan selfkritik?
Adanya rapat-rapat periodik dan
diskusi-diskusi perio
dik
adalah sangat penting untuk senantiasa mengadakan tinjauan dalam pekerjaan dan
untuk mengembangkan kritik dan selfkritik.
D.PIMPINAN KOLEKTIF
Jaminan
untuk suksesnya pimpinan Organisasi atas massa ialah adanya cara kerja dan pimpinan
kolektif.
Cara pimpinan kolektif dilaksanakan
dengan mengumpulkan pendapat-pendapat dari massa untuk disimpulkan, dan setelah
menjadi kesimpulan kolektif dijadikan pedoman dalam memberikan pimpinan. Karena
itu pimpinan kolektif yang sedemikian itu adalah pimpinan kolektif yang realis,
yang objektif.
Cara pimpinan kolektif berlawanan dengan
cara pimpinan perseorangan. Cara pimpinan perseorangan mengingkari
pendapat-pendapat massa, dan semata-mata menguntungkan pendapat-pendapat
perseorangan saja. Karena itu cara pimpinan perseorangan adalah subjektif.
Bagaimana
cara melaksanakan pimpinan kolektif?
Cara melaksanakan pimpinan-kolektif
yaitu dengan mengadakan rapat-rapat periodik di dalam badan-badan kolektif.
Rapat-rapat periodik itu harus teratur. Masing-masing anggota kolektif harus
mempersiapkan diri sebelum berapat. Masing-masing anggota kolektif melaporkan
apa yang dikerjakan dan bagaimana caranya mengerjakannya.
Apakah
cara pimpinan kolektif itu menghilangkan perasaan perseorangan?
Tidak! Organisasi LMND menghargai
perasaan perseorangan dan selalu berusaha mengembangkan kecakapan perseorangan.
Dengan berkembangnya kecakapan perseorangan dari anggota-anggota kolektif itu,
maka kualitas kolektif itu meningkat menjadi lebih tinggi.
Cara kerja kolektif tidak berarti
meniadakan tanggungjawab perseorangan. Tanpa tanggungjawab perseorangan kita
akan terjerumus dalam bencana dimana tidak ada orang yang bertanggungjawab.
Dalam setiap organisasi harus ada tanggungjawab perseorangan menurut pembagian
kerja, dan harus ada orang yang bertanggungjawab kepada seluruh pekerjaan. Tiap
badan kolektif memilih kepala kolektif, yaitu anggota yang paling maju di
antara anggota-anggotanya. Selain seorang kepala kolektif dipilih juga seorang
atau lebih wakil-wakil kepala supaya dengan begitu periodik dan kolektif bisa
selalu berjalan. Organisasi akan lebih terkonsolidasi dan tambah besar
pengaruhnya di kalangan massa, jika setiap orang LMND bekerja berdasarkan cara
pimpinan kolektif.
E. SYARAT-SYARAT KEANGGOTAAN LMND
a.
ARTI DARI TERIKAT DALAM SALAH SATU ORGANISASI
Mengenai
penerimaan menjadi anggota LMND, Konstitusi menjelaskan sebagai berikut :
"Yang dapat diterima menjadi anggota LMND adalah Individu dan atau
Organisasi mahasiswa yang bersepakat dengan Program dan Stratak LMND, Individu
yang bekerja dalam struktur LMND, Individu yang bekerja pada Organisasi
Mahasiswa, dan organisasi Mahasiswa yang terlibat aktif dalam struktur kerja
LMND”.
Program,
Stratak dan Konstitusi LMND adalah garis politik organisasi yang terpokok.
Persetujuan seseorang pada Program dan Konstitusi Liga adalah persetujuan
seseorang kepada garis politik dan organisasi LMND. Syarat ini adalah penting
bagi seorang yang mau menjadi anggota LMND, karena persetujuan pada Program dan
Konstitusi itu merupakan langkah penting ke arah kesatuan politik dan
organisasi di dalam Organisasi LMND.
Tetapi,
persetujuan pada Program, Stratak dan Konstitusi atau persetujuan pada garis
politik dan organisasi saja belum cukup bagi orang yang mau menjadi anggota.
Garis politik dan garis organisasi yang benar dan yang telah disetujui itu
harus diperjuangkan, harus diwujudkan. Dimana tempat untuk memperjuangkannya?
Dengan masuk dan bekerja aktif disalahsatu organisasi LMND, maka seseorang
anggota dapat dengan aktif memperjuangkan garis politik dan garis organisasi
Liga yang benar.
Setiap
anggota Liga harus mentaati putusan LMND. Setiap putusan Organisasi adalah
putusan kolektif, putusan yang diambil dalam organisasi Liga. Dengan mentaati
putusan Liga itulah, maka anggota Liga bersikap menghargai dan menjunjung
tinggi organisasi Liga. Kaum Liga itu tidak mempunyai senjata lain kecuali
organisasi!
Setiap
Individu yang bekerja pada Organisasi Mahasiswa adalah yang dimaksud anggota
Liga yang mewakili Organisasi Liga yang terpilih untuk menjadi perwakilan Liga
di organisasi mahasiswa. Garis politik dan garis organisasi Liga harus
diperjuangkan dan harus diwujudkan dalam organisasi mahasiswa.
Organisasi
Mahasiswa yang terlibat aktif dalam struktur kerja LMND. Organisasi mahasiswa
yang terlibat aktif dalam struktur kerja LMND harus mampu menjalankan garis
politik dan garis organisasi LMND dalam perjuangan Program, Stratak dan
Konstitusi.
Dengan
memenuhi syarat-syarat keanggotaan seperti tersebut di atas, setiap anggota
LMND dapat mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada kepentingan Liga dan Rakyat.
Karena itu janganlah ada satu saja dari syarat-syarat keanggotaan itu yang
dilalaikan.
b. ARTI DARI MASA-PENCALONAN
Apa
arti masa-pencalonan itu? Mengapa penerimaan menjadi anggota Liga
diatur melalui masa-pencalonan?
Mengapa
orang tidak lalu terus diterima menjadi anggota?
Pada
pokoknya masa-pencalonan diperlukan untuk memberikan pendidikan permulaan
tentang ideologi kepada calon-anggota, dan juga untuk menjamin pengawasan oleh
organisasi terhadap kualitas politik calon-anggota tersebut.
Mengenai
Program dan Konstitusi LMND pada umum sudah diketahui garis pokoknya oleh
calon-anggota, tetapi mengenai hidup berorganisasi dan mengenai ideologi ia
harus terlebih dulu dilatih.
Lama
masa-calon ditentukan oleh keberhasilan mengenai hidup berorganisasi dan
mengenai ideologi yang telah dilatih dalam kerja ber-plan.
Rol
dari para penanggung calon-anggota yang bersangkutan adalah penting sekali,
sebab merekalah sebetulnya yang menjadi pelatih pertama dari calon-anggota.
Sedikit banyaknya tergantung pada para penanggung inilah jadi tidaknya calon
itu menjadi seorang Liga yang baik.
Dalam
pada itu Organisasi menegaskan bahwa setiap orang yang sudah diterima menjadi
calon-anggota, pada saat penerimaan itu ia sudah menjadi anggota klas buruh,
sudah menjadi anggota proletariat walaupun kedudukan sosialnya tidak sebagai
buruh-upahan.
Kewajiban
Organisasi terhadap para calon-anggota ialah berusaha agar para calon-anggota
dapat ditingkatkan menjadi anggota tepat pada waktunya.
c. TENTANG KEWAJIBAN DAN HAK
ANGGOTA LMND
Untuk menjadi anggota LMND, dari seseorang hanya diperlukan memenuhi
syarat-syarat keanggotaan seperti yang ditetapkan di dalam penerimaan menjadi
anggota di atas. Yaitu Individu dan atau Organisasi Mahasiswa yang bersepakat
dengan program dan stratak LMND, ….bekerja dalam struktur LMND, ...bekerja pada
organisasi mahasiswa, ...terlibat aktif dalam struktur kinerja LMND. Ini adalah
syarat-syarat minimum yang harus dipenuhi oleh setiap anggota Liga.
Tetapi, setiap anggota LMND, seharusnya tidak menjadi seorang anggota yang
hanya memenuhi syarat-syarat minimum saja. Seorang anggota harus tidak merasa
puas dengan hanya membatasi diri pada syarat-syarat minimum ini.
Oleh sebab itu mengenai kewajiban anggota, Konstitusi mewajibkan anggota
untuk mempertinggi kesadarannya dan memperdalam pengertiannya tentang
dasar-dasar daripada teori Progresif Revolusioner. Ini adalah jalan bagi setiap
anggota untuk dapat senantiasa memperbanyak amalnya kepada Rakyat dan kepada
revolusi, dan dengan begitu sekaligus meninggikan kualitas keanggotaannya.
Tentang kewajiban anggota untuk sungguh-sungguh menjalankan disiplin
Organisasi, ambil bagian yang aktif dalam kehidupan politik intern Organisasi
dan dalam gerakan revolusioner di Indonesia, melaksanakan dengan
sungguh-sungguh politik serta putusan-putusan Organisasi dan menentang segala
sesuatu yang membahayakan kepentingan-kepentingan Organisasi. Tidak dapat
disangsikan, bahwa pelaksanaan kewajiban ini akan membikin Organisasi LMND
menjadi Organisasi yang kuat dan bulat.
Keputusan Organisasi menekankan tentang kewajiban anggota Organisasi untuk
mengembangkan kritik dan selfkritik dari bawah, mengemukakan
kekurangan-kekurangan dan mengatasinya, menentang kepuasan diri yang
berlebih-lebihan. dan kesombongan karena mendapat hasil-hasil dalam pekerjaan.
Tidak dapat disangsikan, bahwa ketentuan ini akan mendorong untuk membuka dan
melenyapkan kekurangan-kekurangan dan kesalahan-kesalahan dalam pekerjaan
Organisasi, dan akhirnya akan memajukan Organisasi.
Dalam Konstitusi ditentukan, bahwa anggota wajib mengabdi kepada Rakyat
banyak, mengkonsolidasi hubungan Organisasi dengan massa, mempelajari dan
melaporkan tepat pada waktunya kehendak-kehendak massa kepada Organisasi serta
menjelaskan politik Organisasi kepada massa. lni mengandung arti bahwa
kepentingan-kepentingan LMND adalah sama dengan kepentingan-kepentingan Rakyat
dan bahwa tanggungjawab terhadap Organisasi adalah sama dengan tanggungjawab
terhadap Rakyat. Perwujudan dari kewajiban ini akan menjadikan Organisasi kita
tak terkalahkan, karena Organisasi tidak terpisah dari massa Rakyat.
Kewajiban lain dari setiap anggota ialah supaya menguasai garis
pekerjaannya dan menjadi teladan dalam berbagai lapangan pekerjaan revolusioner.
Ketentuan ini mendorong anggota untuk menguasai segi-segi pekerjaan dan
mendorong untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan seluruh perjuangan
revolusioner.
Mengenai hak-hak anggota, Konstitusi menekankan sebagai berikut:
a. Memperoleh pendidikan anggota
b. Ikut terlibat aktif dalam aktivitas yang
diselnggarakan organisasi
c. Memberikan kritikan dan usulan kepada
organisasi
d. Memperoleh advokasi dari organisasi
apabila terdapat kasus yang menyangkut pelaksanaan kegiatan organisasi
e. Memperoleh kartu anggota
Untuk mengembangkan demokrasi-intern
Organisasi, maka setiap anggota harus menggunakan hak-haknya ini dengan
sebaik-baiknya.
F.
TENTANG GARIS MASSA DARIPADA LMND
Apakah garis massa daripada LMND itu?
Garis massa daripada LMND
adalah suatu garis klas, yaitu garis massa klas proletar. Ini berarti, bahwa
garis politik dan garis organisasi LMND itu harus selaras dengan kepentingan
massa Rakyat. Jadi menjalankan garis massa daripada LMND berarti bahwa garis
politik dan garis organisasi LMND harus berasal dari massa dan kembali kepada
massa.
Salah satu perbedaan yang
penting antara LMND dengan Organisasi-organisasi mahasiswa borjuis ialah
terletak dalam hubungan masing-masing Organisasi itu dengan massa Rakyat.
Organisasi-Organisasi lain
berhubungan dengan massa Rakyat untuk mempertahankan penghisapannya terhadap
massa. Mereka mencari hubungan-hubungan dengan massa tidak untuk membantu
memperjuangkan tuntutan massa melainkan untuk memerintah dan mencari jalan yang
sebaik-baiknya guna memenuhi keinginan-keinginan menghisap klasborjuis.
Sedangkan hubungan LMND dengan
massa sebagai berikut "LMND harus mencurahkan segenap tenaga dan
pikirannya untuk mengabdi kepada Rakyat. LMND harus mengadakan
hubungan-hubungan yang luas dengan massa buruh, tani dan semua Rakyat
revolusioner lainnya serta terus menerus mencurahkan perhatiannya untuk
memperkuat dan meluaskan hubungan-hubungan ini. Tiap anggota LMND harus
mengerti, bahwa kepentingan mereka adalah sama dengan kepentingan-kepentingan
Rakyat, dan bahwa tanggungjawab terhadap LMND adalah sama dengan tanggungjawab
kepada Rakyat".
Garis massa daripada
Organisasi tidak hanya merupakan garis politik dan organisasi bagi
LMND, melainkan juga menjadi moral bagi setiap LMND. Bagi LMND, ukuran yang
tertinggi untuk semua perkataannya seharusnya ialah, apakah perkataan dan
perbuatannya itu sesuai atau tidak dengan kepentingan yang terbesar
dari massa Rakyat, dan apakah perkataan serta perbuatannya disokong atau tidak
oleh massa Rakyat yang luas.
Setiap massa dapat dibagi atas
tiga elemen dilihat dari sudut aktivitasnya. Sebagian yang kecil merupakan
elemen maju, yang paling aktif. Sebagian lagi merupakan elemen tengah, yang
berdiri di antara aktif dan pasif, sedang bagian yang terbesar terdiri dari
elemen yang pasif. Jika dalam suatu persoalan yang dihadapi oleh massa itu,
elemen yang pertama saja, atau elemen pertama dan yang kedua saja yang
bergerak, itu berarti bahwa bagian terbesar daripada massa belum bergerak, dan
tidak akan banyak hasilnya. Oleh sebab itu harus diusahakan supaya massa yang
paling belakang itu, yaitu yang merupakan bagian yang terbesar turut bergerak.
Jadi melaksanakan garis massa berarti, membantu elemen-elemen yang maju supaya
bisa berangsur-angsur melahirkan pemimpin-pemimpin, mendorong elemen tengah
hingga menjadi maju, dan selanjutnya mempertinggi kesadaran elemen ketiga atau
yang terbelakang hingga melepaskan pasivitasnya dan turut ber gerak.

No comments:
Post a Comment